Kemarin langit sangat gelap, segelap suasana hatiku. Kemarin pula hujan bukan hanya sekedar menoleh dan menyapa sang bumi, melainkan hujan benar-benar turun mengunjungi sang bumi dalam jangka waktu yang lama. Memberikan aroma tanah yang seketika menjadi aroma favorite ku. Banyak yang mengeluh saat hujan turun, tapi tidak dengan ku. Terimakasih untuk hujan yang sudah menentramkan hati ku yang kelam ini.
Masalah silih berganti dalam kehidupanku, mulai dari kepahitan yang diciptakan oleh sekelompok orang yang disebut keluarga hingga kepahitan yang diciptakan oleh seorang teman. Beruntunglah kali ini aku tidak merasakan kepahitan yang diciptakan oleh sesuatu yang beranama cinta. Ingin sekali rasanya menangis, tapi kembali mengingat perkataan sang nenek yang membuatku enggan untuk menangis.
Banyak kata-kata yang ingin aku luapkan untuk sang hujan dan petir, banyak sekali keluh kesal yang ingin aku lontarkan, tetapi aku tak sanggup mengungkapkan itu semua. Ingin sekali rasanya berteriak di bawah hujan deras dengan kilatan petir. Ingin sekali memeluk sang hujan.
Aku benci hari kemarin, benci ketika hujan turun yang datang bukan lah ketenangan melainkan segores kepahitan dan emosi. Aku membenci hari itu, tidak dengan sang hujan.
Masalah silih berganti dalam kehidupanku, mulai dari kepahitan yang diciptakan oleh sekelompok orang yang disebut keluarga hingga kepahitan yang diciptakan oleh seorang teman. Beruntunglah kali ini aku tidak merasakan kepahitan yang diciptakan oleh sesuatu yang beranama cinta. Ingin sekali rasanya menangis, tapi kembali mengingat perkataan sang nenek yang membuatku enggan untuk menangis.
Banyak kata-kata yang ingin aku luapkan untuk sang hujan dan petir, banyak sekali keluh kesal yang ingin aku lontarkan, tetapi aku tak sanggup mengungkapkan itu semua. Ingin sekali rasanya berteriak di bawah hujan deras dengan kilatan petir. Ingin sekali memeluk sang hujan.
Aku benci hari kemarin, benci ketika hujan turun yang datang bukan lah ketenangan melainkan segores kepahitan dan emosi. Aku membenci hari itu, tidak dengan sang hujan.
Komentar
Posting Komentar